AHOY! BERMAIN ALA PEROMPAK

Oleh
Indah Sevianita

Salah satu kakak kelas Arel di sekolah, menyukai film animasi Jack & The Neverland Pirate. Suatu kali ia mengadakan pesta ulang tahun di sekolah dengan tema Bajak Laut. Itulah kali pertama Arel berkenalan dengan sosok perompak.

Baru akhir-akhir ini, Arel menunjukkan minat menonton film animasi tersebut. Ia banyak bertanya pada saya perihal per-bajak laut-an. Dari semua cerita singkat saya tentang kehidupan para perompak, Arel sangat menyukai bagian perburuan harta karun. Mulai dari peta rahasia, teropong, dan petualangan berbahaya menuju tempat rahasia harta karun.

Arel sering menyembunyikan mainannya di sekitar rumah, lalu menyuruh saya mencarinya. Kadang ia juga minta saya membuat peta sederhana, menyembunyikan harta karun berupa permen coklat, dan memintanya mencari harta karun itu.

Picture Kapten Janggut Api (4)

Kami berdua semakin ‘jatuh cinta’ pada permainan ala perompak saat membaca buku Sekolah Bajak Laut Kapten Janggut Api. Buku itu sungguh lucu dan menggambarkan kehidupan bajak laut khas anak-anak. Anda bisa membaca ulasan saya tentang buku ini di sini.

Siapa yang tidak suka Bajak Laut setelah film Pirates of Caribean diputar di bioskop bertahun-tahun yang lalu? Atau Sponge Bob dengan ungkapan ‘Aye, Aye, Captain!” di pembuka film animasi itu? Ada sesuatu yang misterius, menegangkan, sekaligus menyenangkan dari seorang Bajak Laut.

Jika si kecil sedang menyukai dunia perompak ini, yuk, ajak mereka bermain dengan tema Bajak Laut seperti yang saya lakukan bersama Arel.

BERBURU HARTA KARUN

Saya membeli coklat berbentuk koin di supermarket, memasukkannya ke dalam peti harta karun yang terbuat dari kertas, lalu menyembunyikannya dalam kulkas.

Nah untuk peta harta karunnya, saya buat agak berbeda. Saya buat peta dalam bentuk sandi. Ada gambar-gambar tersusun, dan Arel harus memecahkan kode itu sesuai dengan petunjuk yang saya berikan.

Pirate_edit 2

Permainan seperti ini sebenarnya lebih seru dilakukan di luar dengan banyak anak. Anda bisa melakukannya di taman dekat rumah dan membuat peta sederhana. Seperti main petak umpet.

BERMAIN PERAN MENJADI PEROMPAK

Ini agak ribet sedikit he he. Arel cukup terperinci dalam hal meniru. Jadi kalau saya minta dia menjadi bajak laut, ia pasti akan menyiapkan berbagai perlengkapan yang ia lihat dari seorang bajak laut.

Berhubung kami sedang membaca buku Kapten Janggut Api, maka saya meniru penampilannya seperti yang tergambar di buku.

DIY Little Pirate edit

Janggut warna jingga, penutup mata, topi bajak laut, dan tangan pengait. Anda bisa membuatnya juga kok. Anda bisa mengunduh printablenya di sini. Khusus untuk tangan pengait, Anda harus membuatnya sendiri. Gampang kok.

Tangan Pengait

Bahan-bahan:

  • Gelas kertas, atau bekas air mineral
  • Alumunium foil, atau kertas koran,
  • Cuter, isolasi ukuran besar.

Cara Membuat:

  1. Ambil alumunium foil sekitar 15-20 cm. Gulung seperti sosis, kemudian pilin gulungan itu,
  2. Pada bagian dasar gelas kertas, buat lubang dengan cutter agar gulungan alumunium foilnya bisa dimasukkan.
  3. Masukkan ¼ bagian gulungan alumunium foil ke dalam gelas melalui lubang. Rekatkan dengan isolasi.
  4. Bengkokkan gulungan alumunium foil yang tidak masuk ke dalam gelas sehingga menyerupai pengait.
  5. Siap dipakai.
DIY Little Pirate edit 2

Begitu semua perlengkapannya dikenakan, Arel minta main di teras rumah. Ia memanjat pagar sambil berteriak Aaarrrgh. Aaarrgggh.

MELUKIS BAJAK LAUT

Melukis dengan cat air adalah salah satu kegiatan kesukaan Arel. Kali ini kami melukis dengan cara yang berbeda; dengan meniup cat-nya.

Pirate- Process Art (1) EDIT

Pada kertas gambar, teteskan cat air. Pasti akan menggumpal sedikit, lalu saya minta Arel meniup gumpalan itu dengan sedotan. Kegiatan ini bisa dijadikan latihan otot-otot mulut untuk meniup. Arel cukup kelelahan dan sempat senewen karena airnya hanya bergeming di tempat. Saya bilang, “berarti ga ada angin dalam tiupannya.”

Meniup tidak semudah yang kita kira lho. Bagi beberapa anak, seperti Arel, tiupan mereka tidak menghasilkan udara bertenaga. Jadi permainan seperti ini bisa dipakai menjadi alternative untuk latihan.

Pirate- Process Art (2) EDIT

Setelah dirasa cukup, kertas gambar itu saya jemur agar cat-nya cepat mengering. Setelah kering, saya menambahkan garis pelengkap untuk menjadikannya tampak seperti Kapten Janggut Api.

PUZZLE KAPTEN JANGGUT API

Ini permintaan khusus Arel pada saya. Ia ingin dibuatkan puzzle bergambar perompak. Saya membuatnya dari kardus bekas air mineral. Anda bisa membuatnya juga tapi dengan trik yang berbeda.

Pirate Puzzle Edit.png

Jika enggan mengambar sendiri, Anda bisa mencari gambar kesukaan si kecil dari internet. Mencetaknya di selembar kertas, lalu menempelkannya di atas kardus bekas. Potong dengan cuter menjadi beberapa bagian. Karena saya suka menggambar (meskipun gambarnya tidak bagus), jadi saya memilih menggambar sendiri (alasan sebenarnya adalah saya kehabisan tinta printer hi hi hi).

Processing…
Success! You’re on the list.

Bagaimana? Tertarik mencoba? Anda bisa mencari ide lebih banyak tentang tema ini .

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s